2026-01-21
Tet Vietnam (Tet Nguyen Dan) dimulai pada hari ke-23 bulan lunar kedua belas dengan "mengantar Dewa Dapur"—keluarga menawarkan suguhan dan melepaskan ikan mas (inkarnasi naga) sebagai tunggangannya ke surga. Pembersihan rumah secara menyeluruh menyusul, menggemakan kebiasaan China untuk menyapu nasib buruk untuk berkah baru.
Persiapan utama berpusat pada kue Tahun Baru persegi (Bánh Chưng)—beras ketan yang diisi dengan daging babi dan pasta kacang hijau, dibungkus dengan daun pisang, melambangkan keseimbangan kosmik. Pasar bunga pra-Tet ramai dengan bunga persik (Hanoi), bunga prem kuning (Kota Ho Chi Minh), dan bonsai kumquat (simbol keberuntungan). "Nampan lima buah" untuk leluhur menampilkan buah-buahan dengan berkah homofonik (misalnya, kelapa untuk surplus, mangga untuk kemakmuran).
![]()
Malam Tahun Baru berkisar pada makan malam reuni keluarga, dengan Bánh Chưng sebagai pusatnya. Warga Hanoi berkumpul di Danau Hoan Kiem untuk menunggu tengah malam, berpakaian meriah—wanita mengenakan ao dai (gaun panjang tradisional)—sementara petasan (dulu tersebar luas, sekarang dibatasi) melambangkan menangkal kejahatan. Kebiasaan "mengumpulkan berkah" (tập lộc) bertahan, dengan orang-orang membawa pulang ranting hijau (homofonik dengan "berkah"), dan rumah tangga menyembah leluhur dengan dupa, bunga, dan persembahan.
![]()
Pada hari lunar pertama, generasi muda memberi hormat kepada para tetua untuk amplop merah (Li Xi), mencerminkan tradisi Tiongkok. "Pengunjung pertama tahun ini" (xông đất) dipilih dengan hati-hati untuk keberuntungan. Tabu inti termasuk tidak menyapu, memecahkan peralatan, atau bertengkar untuk menjaga keberuntungan. Hari kedua hingga keempat melibatkan kunjungan pemujaan leluhur dan makan malam reuni penutup, dengan kegiatan "apresiasi musim semi" (kunjungan kuil, pertunjukan rakyat) memperpanjang perayaan.
Tet berbagi elemen inti dengan Festival Musim Semi China: awal Tahun Baru lunar, reuni, pemujaan leluhur, berkah merah, dan kuplet (beberapa masih dalam karakter "Fu Lu Shou" China). Sentuhan lokal yang khas termasuk Bánh Chưng persegi (bukan zongzi China), dekorasi kumquat/persik (menggantikan lukisan Tahun Baru), tampilan bendera nasional, dan tradisi minoritas etnis (misalnya, senjata berburu Hmong untuk petasan).
![]()
Tet Vietnam adalah jembatan budaya—berakar pada tradisi pertanian dan etika Sino-Vietnam, namun dibentuk oleh identitas lokal. Ritualnya, dari Bánh Chưng hingga pemujaan leluhur, mencerminkan harapan universal untuk kemakmuran, menjadikannya simbol pertukaran budaya Asia Timur yang jelas.
Kirim pertanyaan Anda langsung ke kami