2025-11-07
Sebagai salah satu festival tradisional terpenting di Barat, Natal dapat menelusuri asal-usulnya kembali ke abad ke-4 Masehi. Awalnya, itu didirikan untuk memperingati kelahiran Yesus Kristus, pendiri agama Kristen. Seiring waktu, secara bertahap telah berkembang menjadi perayaan global yang melampaui agama dan budaya, menjadi simbol penyampaian cinta dan reuni.
![]()
![]()
Dalam hal kebiasaan, tradisi perayaan unik telah terbentuk di seluruh dunia. Menghias pohon Natal adalah tradisi inti—orang-orang menggantung lampu warna-warni, hiasan, lonceng, dan ornamen lainnya di pohon, yang melambangkan cahaya dan harapan. Bertukar hadiah Natal berasal dari kisah "Tiga Raja yang memberi hormat kepada bayi Yesus," yang mewakili berbagi dan berkah. Perjamuan Natal ditandai dengan makanan lezat seperti kalkun, pria jahe, dan anggur mulled, di mana keluarga berkumpul untuk menikmati momen hangat bersama. Selain itu, kegiatan seperti membuat harapan dengan kaus kaki Natal, menghadiri misa gereja, dan bergabung dengan parade Natal meningkatkan suasana meriah, berfungsi sebagai ikatan penting yang menghubungkan ikatan keluarga dan persahabatan.
![]()
![]()
Kirim pertanyaan Anda langsung ke kami